««•»»أَفَمَنْ زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ فَرَآهُ حَسَنًا فَإِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَاتٍ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
««•»»
afaman zuyyina lahu suu-u 'amalihi faraaahu hasanan fa-inna allaaha yudhillu man yasyaau wayahdii man yasyaau falaa tadzhab nafsuka 'alayhim hasaraatin inna allaaha 'aliimun bimaa yashna'uuna
««•»»
Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik peker- jaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan) ? Maka sesungguhnya Allah me- nyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dike- hendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
««•»»
Is someone the evil of whose conduct is presented as decorous to him, so he regards it as good… .[1] Indeed Allah leads astray whomever He wishes, and guides whomever He wishes. So do not fret yourself to death regretting for them. Indeed Allah knows best what they do.
[1] Ellipsis. The phrase omitted is ‘like one who is truly virtuous?’
««•»»Pada ayat ini Allah SWT menerangkan perbedaan yang besar antara dua golongan tersebut pada ayat sebelumnya. Orang-orang yang terpedaya dun dapat ditipu oleh setan, sehingga pekerjaan mereka yang buruk, dianggapnya baik, tentunya tidak sama dengan orang-orang yang tidak ditipu oleh setan bahkan mereka adalah orang-orang yang sangat merugi.
Sebagaimana firman Allah SWT:
قل هل ننبئكم بالأخسرين أعمالا الذين ضل سعيهم في الحياة الدنيا وهم يحسبون أنهم يحسنون صنعا
Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
(QS. Al Kahfi [18]:103-104)
Sesat dan petunjuk adalah di tangan Allah SWT. Dia menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya. dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya, sesuai dengan kebijaksanaan-Nya, berdasarkan keadaan hamba-Nya yang bersangkutan. Orang-orang yang ditetapkan tersesat, dia selalu mengerjakan perbuatan buruk dan keji. Sebaliknya orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dia selalu mengerjakan amalan yang baik. Oleh karena itu janganlah Muhammad sedih dan cemas menghadapi kaumnya (yang belum mau beriman dan menerima ajakannya), sehingga jangan sampai membinasakan dirinya. Hal semacam ini diterangkan juga di ayat yang lain,
firman Allah SWT:
فلعلك باخع نفسك على آثارهم إن لم يؤمنوا بهذا الحديث أسفا
Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Alquran).
(QS. Al Kahfi [18]:6)
Ayat ini ditutup dengan penegasan Allah bahwa Ia Mengetahui apa yang mereka perbuat, termasuk perbuatan buruk dan keji yang akan dibalas-Nya dengan balasan yang setimpal.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Jahal dan orang-orang sepertinya. (Maka apakah orang yang dihiasi pekerjaannya yang buruk) karena setan telah menyulapnya (lalu ia menganggapnya baik?) lafal Man adalah Mubtada, sedangkan Khabarnya ialah, sebagaimana orang yang mendapat petunjuk dari Allah. Tentu saja tidak sama. Khabar ini disimpulkan dari ayat selanjutnya, yaitu, (Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa sebab ulah mereka itu) yaitu atas orang-orang yang menganggap baik perbuatannya yang buruk itu (karena kesedihan) yaitu kamu merasa sedih karena mereka tidak mau beriman (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat) kelak Dia akan membalasnya kepada mereka.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 7]•[AYAT 9]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of45
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=35&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#35:8

Tidak ada komentar:
Posting Komentar