««•»»مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ وَالَّذِينَ يَمْكُرُونَ السَّيِّئَاتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَكْرُ أُولَئِكَ هُوَ يَبُورُ
««•»»
man kaana yuriidu al'izzata falillaahi al'izzatu jamii'an ilayhi yash'adu alkalimu alththhayyibu waal'amalu alshshaalihu yarfa'uhu waalladziina yamkuruuna alssayyi-aati lahum 'adzaabun syadiidun wamakru ulaa-ika huwa yabuuru
««•»»
Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuli- aan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik {1250} dan amal yang saleh dinaikkan-Nya {1251}. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. Dan rencana ja- hat mereka akan hancur.
{1250} Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa Perkataan yang baik itu ialah kalimat tauhid Yaitu laa ilaa ha illallaah; dan ada pula yang mengatakan zikir kepada Allah dan ada pula yang mengatakan semua Perkataan yang baik yang diucapkan karena Allah.
{1251} Maksudnya ialah bahwa Perkataan baik dan amal yang baik itu dinaikkan untuk diterima dan diberi-Nya pahala.
««•»»{1251} Maksudnya ialah bahwa Perkataan baik dan amal yang baik itu dinaikkan untuk diterima dan diberi-Nya pahala.
Whoever seeks honour[1] [should know that] honour entirely belongs to Allah. To Him ascends the good word, and He elevates righteous conduct;[2] as for those who devise evil schemes, there is a severe punishment for them, and their plotting shall come to naught.
[1] The word ʿizzah in Arabic has a composite meaning including the senses of honour, prestige, glory and might.
[2] Or ‘righteous conduct elevates it.’
««•»»[2] Or ‘righteous conduct elevates it.’
Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa barangsiapa ingin mendapat kemuliaan di dunia dan di akhirat, hendaklah ia senantiasa taat kepada Allah SWT. Karena semua kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat adalah kepunyaan Allah SWT. Dialah yang menerima perkataan-perkataan yang baik seperti tauhid, zikir, membaca Alquran dan lainnya, begitu pula amal-amal yang baik yang disertai dengan keikhlasan akan diberi pahala oleh Allah SWT. Sesuatu amal baik berupa perkataan maupun perbuatan yang dilakukan tanpa ikhlas tidak akan berpahala, bahkan akan mendapat azab. Ibadat salat, zakat dan amal-amal baik yang lain apabila dilakukan dengan riya' yakani dikerjakan bukan untuk mencari keridaan Allah tetapi mencari pujian atau ketenaran di masyarakat tidak akan diterima oleh Allah SWT,
sebagai firman Allah SWT:
فويل للمصلين الذين هم عن صلاتهم ساهون الذين هم يراءون ويمنعون الماعون
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya, orang-orang yang berbuat ria dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
(QS. Al Ma'un [107]:4-7)
Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan terhadap. orang-orang Islam, seperti merencanakan suatu hal yang akan menyebabkan mundurnya Islam atau kurang mendapat perhatian dari masyarakat dan lain-lain seperti halnya orang-orang kafir Quraisy dahulu yang merencanakan akan menangkap Rasulullah lalu membunuhnya atau mengasingkannya di suatu tempat yang jauh dari tempat tumpah darahnya, karena dengan demikian Islam akan menjadi lemah bahkan akan hilang lenyap di permukaan bumi menurut dugaan mereka. Itulah sebabnya maka mereka itu mendapat siksa yang keras di Hari Kiamat dan rencana buruknya akan hancur berantakan tak mencapai sasarannya.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Barang siapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allahlah kemuliaan itu semuanya) di dunia dan di akhirat, maka kemuliaan itu tidak akan dapat diraih melainkan dengan jalan taat kepada-Nya, oleh karenanya taatlah kepada-Nya. (Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik) yang telah dipermaklumkan oleh-Nya, yaitu kalimat "Laa Ilaaha Illallaah", artinya, "Tidak ada Tuhan selain Allah", dan kalimat-kalimat yang baik lainnya (dan amal saleh dinaikkan-Nya) diterima oleh-Nya. (Dan orang-orang yang merencanakan) membuat rencana makar (kejahatan) terhadap diri Nabi di Darun Nadwah, yaitu untuk mengikatnya, atau membunuhnya atau mengusirnya, sebagaimana keterangan yang telah disebutkan dalam surah Al-Anfal (bagi mereka azab yang keras. Dan rencana jahat mereka akan hancur) yakni akan berantakan.
««•»»
Whoever desires glory [should know that] all glory belongs to God, in this world and in the Hereafter, and it cannot be obtained from Him except through obedience to Him, so let such [a one] be obedient to Him. To Him ascends good words, that is to say, He is aware of such [good words], and these are [statements such as] ‘there is no god except God’ and the like; and as for righteous action, He exalts it, He accepts it; but those who plot evil, schemes against the Prophet — [as was the case] at the council assembly, in the way of imprisoning him, killing him or expelling him, as mentioned in [sūrat] al-Anfāl [Q. 8:30] — theirs shall be a severe chastisement and their plotting shall come to nothing: it shall be ruined.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 9]•[AYAT 11]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of45
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=35&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#35:10
Whoever desires glory [should know that] all glory belongs to God, in this world and in the Hereafter, and it cannot be obtained from Him except through obedience to Him, so let such [a one] be obedient to Him. To Him ascends good words, that is to say, He is aware of such [good words], and these are [statements such as] ‘there is no god except God’ and the like; and as for righteous action, He exalts it, He accepts it; but those who plot evil, schemes against the Prophet — [as was the case] at the council assembly, in the way of imprisoning him, killing him or expelling him, as mentioned in [sūrat] al-Anfāl [Q. 8:30] — theirs shall be a severe chastisement and their plotting shall come to nothing: it shall be ruined.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 9]•[AYAT 11]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of45
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=35&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#35:10

Tidak ada komentar:
Posting Komentar