Selasa, 19 Mei 2015

[035] Faathir Ayat 011

««•»»
Surah Faathir 11

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
««•»»
waallaahu khalaqakum min turaabin tsumma min nuthfatin tsumma ja'alakum azwaajan wamaa tahmilu min untsaa walaa tadha'u illaa bi'ilmihi wamaa yu'ammaru min mu'ammarin walaa yunqashu min 'umurihi illaa fii kitaabin inna dzaalika 'alaa allaahi yasiirun
««•»»
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan me- lainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.
««•»»
Allah created you from dust, then from a drop of [seminal] fluid, then He made you mates.[1] No female conceives or delivers except with His knowledge, and no elderly person advances in years, nor is anything diminished of his life, but it is [recorded] in a Book. That is indeed easy for Allah.
[1] That is, male and female.
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menerangkan kejadian Adam yang menjadi nenek moyang manusia dijadikan oleh Allah SWT langsung dari tanah, kemudian keturunannya dijadikan dari mani yang pada hakikatnya juga berasal dari tanah, karena mani itu berasal dari makanan dan makanan yang berupa beras, sayur-sayuran dan lain-lain berasal dari tanah. Kemudian mereka dijadikan berpasang-pasangan, terdiri dari laki-laki dan wanita. Tidak seorang perempuan yang mengandung atau melahirkan kecuali semuanya diketahui oleh Allah SWT, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya.

Sejalan dengan ayat ini Allah SWT, berfirman:
الله يعلم ما تحمل كل أنثى وما تغيض الأرحام وما تزداد وكل شيء عنده بمقدار عالم الغيب والشهادة الكبير المتعال
Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya. Yang mengetahui semua yang gaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi.
(QS. Ar Ra'ad [13]:8-9)

Tidak seorangpun yang telah ditetapkan berumur panjang, kecuali telah ditetapkan Allah lebih dahulu dan tertulis di Lohmahfuz, tidak akan bertambah dan tidak akan berkurang. Begitu pula orang yang telah ditetapkan berumur pendek, tidak akan lebih panjang dan tidak lebih pendek demi untuk menjaga keseimbangan di bumi supaya kemakmuran tertib jalannya. Yang demikian itu bagi Allah adalah mudah, karena Dia mengetahui segala sesuatu, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan Allah menciptakan kalian dari tanah) yaitu menciptakan Adam dari tanah liat (kemudian dari air mani) lalu Dia menciptakan anak cucunya dari air mani (kemudian Dia menjadikan kalian berpasang-pasang) terdiri dari kaum pria dan wanita. (Dan tidak ada seorang perempuan pun mengandung dan tidak pula melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya) lafal Bi`ilmihi berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan, yakni telah diketahui oleh-Nya. (Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang) tidak diperpanjang (dan tidak pula dikurangi umurnya) yakni orang yang diberi umur panjang itu (melainkan tercatat dalam Kitab) di Lohmahfuz (Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah) amat gampang.
««•»»
And God created you from dust, by having created your father Adam from it, then from a drop of [seminal] fluid, in other words, from sperm, by creating his seed from it; then He made you pairs, males and females. And no female bears or brings forth except with His knowledge (illā bi-‘ilmihi is a circumstantial qualifier, in other words, ‘[except] that it is known by Him’) and no long-living person is given long life, in other words, the life of none is increased for one who has a long life, nor is anything diminished of his life, in other words, [of the life of] that same long-living person or some other long-living person, but it is [recorded] in a Book, namely, the Preserved Tablet. Surely that is easy for God.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 10][AYAT 12]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
11of45
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net 
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=35&tAyahNo=11&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#35:11


Jumat, 15 Mei 2015

[035] Faathir Ayat 010

««•»»
Surah Faathir 10

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ وَالَّذِينَ يَمْكُرُونَ السَّيِّئَاتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَكْرُ أُولَئِكَ هُوَ يَبُورُ
««•»»
man kaana yuriidu al'izzata falillaahi al'izzatu jamii'an ilayhi yash'adu alkalimu alththhayyibu waal'amalu alshshaalihu yarfa'uhu waalladziina yamkuruuna alssayyi-aati lahum 'adzaabun syadiidun wamakru ulaa-ika huwa yabuuru
««•»»
Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuli- aan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik {1250} dan amal yang saleh dinaikkan-Nya {1251}. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. Dan rencana ja- hat mereka akan hancur.
{1250} Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa Perkataan yang baik itu ialah kalimat tauhid Yaitu laa ilaa ha illallaah; dan ada pula yang mengatakan zikir kepada Allah dan ada pula yang mengatakan semua Perkataan yang baik yang diucapkan karena Allah.
{1251} Maksudnya ialah bahwa Perkataan baik dan amal yang baik itu dinaikkan untuk diterima dan diberi-Nya pahala.
««•»»
Whoever seeks honour[1] [should know that] honour entirely belongs to Allah. To Him ascends the good word, and He elevates righteous conduct;[2] as for those who devise evil schemes, there is a severe punishment for them, and their plotting shall come to naught.
[1] The word ʿizzah in Arabic has a composite meaning including the senses of honour, prestige, glory and might.
[2] Or ‘righteous conduct elevates it.’
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa barangsiapa ingin mendapat kemuliaan di dunia dan di akhirat, hendaklah ia senantiasa taat kepada Allah SWT. Karena semua kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat adalah kepunyaan Allah SWT. Dialah yang menerima perkataan-perkataan yang baik seperti tauhid, zikir, membaca Alquran dan lainnya, begitu pula amal-amal yang baik yang disertai dengan keikhlasan akan diberi pahala oleh Allah SWT. Sesuatu amal baik berupa perkataan maupun perbuatan yang dilakukan tanpa ikhlas tidak akan berpahala, bahkan akan mendapat azab. Ibadat salat, zakat dan amal-amal baik yang lain apabila dilakukan dengan riya' yakani dikerjakan bukan untuk mencari keridaan Allah tetapi mencari pujian atau ketenaran di masyarakat tidak akan diterima oleh Allah SWT,

sebagai firman Allah SWT:
فويل للمصلين الذين هم عن صلاتهم ساهون الذين هم يراءون ويمنعون الماعون
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya, orang-orang yang berbuat ria dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
(QS. Al Ma'un [107]:4-7)

Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan terhadap. orang-orang Islam, seperti merencanakan suatu hal yang akan menyebabkan mundurnya Islam atau kurang mendapat perhatian dari masyarakat dan lain-lain seperti halnya orang-orang kafir Quraisy dahulu yang merencanakan akan menangkap Rasulullah lalu membunuhnya atau mengasingkannya di suatu tempat yang jauh dari tempat tumpah darahnya, karena dengan demikian Islam akan menjadi lemah bahkan akan hilang lenyap di permukaan bumi menurut dugaan mereka. Itulah sebabnya maka mereka itu mendapat siksa yang keras di Hari Kiamat dan rencana buruknya akan hancur berantakan tak mencapai sasarannya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Barang siapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allahlah kemuliaan itu semuanya) di dunia dan di akhirat, maka kemuliaan itu tidak akan dapat diraih melainkan dengan jalan taat kepada-Nya, oleh karenanya taatlah kepada-Nya. (Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik) yang telah dipermaklumkan oleh-Nya, yaitu kalimat "Laa Ilaaha Illallaah", artinya, "Tidak ada Tuhan selain Allah", dan kalimat-kalimat yang baik lainnya (dan amal saleh dinaikkan-Nya) diterima oleh-Nya. (Dan orang-orang yang merencanakan) membuat rencana makar (kejahatan) terhadap diri Nabi di Darun Nadwah, yaitu untuk mengikatnya, atau membunuhnya atau mengusirnya, sebagaimana keterangan yang telah disebutkan dalam surah Al-Anfal (bagi mereka azab yang keras. Dan rencana jahat mereka akan hancur) yakni akan berantakan.
««•»»
Whoever desires glory [should know that] all glory belongs to God, in this world and in the Hereafter, and it cannot be obtained from Him except through obedience to Him, so let such [a one] be obedient to Him. To Him ascends good words, that is to say, He is aware of such [good words], and these are [statements such as] ‘there is no god except God’ and the like; and as for righteous action, He exalts it, He accepts it; but those who plot evil, schemes against the Prophet — [as was the case] at the council assembly, in the way of imprisoning him, killing him or expelling him, as mentioned in [sūrat] al-Anfāl [Q. 8:30] — theirs shall be a severe chastisement and their plotting shall come to nothing: it shall be ruined.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 9][AYAT 11]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of45
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net 
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=35&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#35:10