Rabu, 08 April 2015

[035] Faathir Ayat 006

««•»»
Surah Faathir 6

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ
««•»»
inna alsysyaythaana lakum 'aduwwun faittakhidzuuhu 'aduwwan innamaa yad'uu hizbahu liyakuunuu min ash-haabi alssa'iiri
««•»»
Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.
««•»»
Satan is indeed your enemy, so treat him as an enemy. He only invites his confederates so that they may be among the inmates of the Blaze.
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa setan itu adalah musuh bagi manusia yang selalu membuat keraguan, membisikkan yang jahat dengan daya tariknya yang mempesonakan, supaya manusia itu menuruti dan mengerjakannya.

Firman Allah:
وزين لهم الشيطان أعمالهم فصدهم عن السبيل وكانوا مستبصرين
Dan setan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam.
(QS. Al Ankabuut [29]:38)

Oleh karena itu hendaklah manusia menganggap dan menjadikan setan itu musuhnya yang sangat berbahaya yang tidak perlu dilayani sama sekali,

sebagaimana firman Allah SWT.
ولا تتبعوا خطوات الشيطان أنه لكم عدو مبين
Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.
(QS. Al An'am [6]:142)

Pada akhir ayat ini ditegaskan bahwa maksud dan tujuan setan itu mendorong manusia berbuat yang bertentangan dengan perintah Allah, adalah untuk mencari teman sebanyak-banyaknya, menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.

Firman Allah SWT:
أو لو كان الشيطان يدعوهم إلى عذاب السعير
Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun setan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?
(QS. Lukman [31]:21)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagi kalian, maka anggaplah ia musuh) dengan cara taat kepada Allah dan tidak menaati setan (karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya) yakni pengikut-pengikutnya yang sama-sama kafir dengannya (supaya menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala) yakni neraka yang keras siksaannya.
««•»»
Truly Satan is an enemy to you. So treat him as an enemy, by being obedient to God and do not obey him; he only summons his faction, his followers in disbelief, so that they may be among the inhabitants of the Blaze, the fierce Fire.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of45
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=35&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#35:6


Tidak ada komentar:

Posting Komentar